Antusiasme Warga Tinggi, Lamongan Tempo Doeloe Dipastikan Berlanjut Tahun Depan
LAMONGAN – Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi selama penyelenggaraan Lamongan Tempo Doeloe (LTD) 2026 menjadi alasan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk kembali menggelar event tersebut pada tahun mendatang.
Kegiatan bertema "Perjuangan" yang berlangsung selama empat hari sejak Rabu (24/6) di kawasan Gajah Mada resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Sabtu (27/6) malam.
Ribuan masyarakat yang memadati lokasi hingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas menjadi bukti besarnya minat masyarakat terhadap event tahunan tersebut.
"Mulai sore tadi Lamongan macet. Semuanya menuju kawasan Gajah Mada untuk menyaksikan Lamongan Tempo Doeloe. Ini membuktikan bahwa antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Karena itu, Lamongan Tempo Doeloe akan kita lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya," kata Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Menurutnya, Lamongan Tempo Doeloe tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia masa lampau, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah melalui layanan publik, produk unggulan, pasar rakyat, serta kreativitas berbagai elemen masyarakat.
Berbagai stan yang dihadirkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, sekolah, BUMD, hingga pelaku UMKM dinilai mampu menyuguhkan kreativitas dan inovasi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Pak Yes turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Lamongan Tempo Doeloe 2026.
"Selamat kepada seluruh pemenang. Saya yakin semua stan sudah menampilkan yang terbaik. Bagi yang belum mendapatkan penghargaan, sesungguhnya penghargaan itu telah diberikan langsung oleh masyarakat yang datang dan menikmati kegiatan ini," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara, mulai dari panitia, peserta, hingga masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457.
Keberhasilan Lamongan Tempo Doeloe 2026 sekaligus menegaskan bahwa event bernuansa sejarah dan budaya tersebut telah menjadi agenda yang dinantikan masyarakat serta mampu menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Tidak ada komentar