LAMONGAN | BERITAKINI.ID – Persela Lamongan membidik poin saat menghadapi PS Barito Putera pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Laskar Joko Tingkir akan menantang tuan rumah di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (4/10/2026) pukul 15.30 WIB.
SIAP BERTARUNG - Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti menyiapkan tim menghadapi Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Liga Championship 2026/2027. (Ist)
Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti mengatakan, timnya telah melakukan persiapan selama sekitar satu pekan untuk menghadapi Barito Putera. Skuad Persela juga telah tiba di Banjarmasin dan dijadwalkan menjalani latihan terakhir di luar stadion.
“Target kita, setiap tim pasti kemenangan. Dan yang pasti besok kita perlu kerja keras untuk bisa mencuri poin di Banjarmasin,” kata Bima dalam pre-match press conference, Sabtu (3/10/2026).
Bima memastikan seluruh pemain yang dibawa ke Banjarmasin dalam kondisi siap. Tidak ada pemain yang mengalami cedera maupun terkena akumulasi kartu.
“Alhamdulillah nggak ada cedera. Kita full team semuanya hadir di sini. Saya sengaja membawa pemain-pemain yang siap, yang kondisinya fit,” ujarnya.
Menurut Bima, para pemain Persela juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjalani pertandingan. Dia berharap persiapan yang dilakukan dapat diterapkan saat pertandingan berlangsung.
“Kita sudah latihan bagaimana mengantisipasi kelebihan maupun kekurangan Barito. Tapi yang pasti sepak bola tidak seperti matematika. Sampai besok mau kick-off, saya nggak tahu cara kick-off-nya Barito bagaimana,” tuturnya.
Karena itu, Bima meminta anak asuhnya tetap siap menghadapi berbagai kemungkinan selama pertandingan.
“Saya pikir kita harus tetap antisipasi kemungkinan-kemungkinan yang ada besok,” imbuhnya.
Bima menilai Barito Putera sebagai tim yang memiliki kualitas dan sejarah panjang. Ia menyebut komposisi Barito musim ini mengalami banyak perubahan dibandingkan musim-musim sebelumnya. Meski demikian, sejumlah pemain berpengalaman masih menjadi bagian dari skuad Barito Putera.
Bima menyebut nama Bayu Pradana, Rizky Pora hingga Renan sebagai pemain yang patut diwaspadai.
“Saya pikir semua pemain Barito perlu diwaspadai. Walaupun ada pemain senior seperti Bayu Pradana, Rizky Pora, kemudian Renan,” kata Bima.
Selain pemain senior, Bima turut menyoroti regulasi yang mewajibkan klub memainkan dua pemain kelahiran 2006 atau setelahnya. Menurut dia, aturan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih.
“Ini jadi challenge buat tim pelatih. Ada regulasi dua pemain yang harus main. Setiap pertandingan harus memakai dua pemain kelahiran 2006 maksimal,” jelasnya.
Bima mengatakan Persela tidak ingin terlena dengan catatan pertemuan sebelumnya. Menurutnya, hasil dan statistik musim-musim lalu tidak bisa menjadi patokan untuk pertandingan mendatang.
“Secara statistik mungkin Persela kemarin liga sebelumnya 2022-2023 memang punya rekor yang baik terhadap Barito. Tapi tahun ini tentunya perubahan yang sangat besar dari tim Barito,” ucapnya.
“Yang pasti besok tidak bisa dihitung dari statistik tahun-tahun sebelumnya. Siapa yang siap, siapa yang fight, itu yang akan memenangkan pertandingan,” sambung Bima.
Bima juga berharap pertandingan berlangsung dalam suasana sportif. Dia menyebut dukungan suporter Persela, LA Mania, di Banjarmasin diharapkan bisa menjadi tambahan motivasi bagi pemain.
“Mudah-mudahan menjadi motivasi buat pemain. Dan tentunya harapan tetap mendukung secara sportif, menjunjung tinggi fair play. 90 menit sebagai lawan tapi kita adalah saudara,” pungkas Bima.
Persela Lamongan mengawali Championship 2026/2027 dengan catatan sempurna. Tiga laga dilalui Laskar Joko Tingkir dengan tiga kemenangan. Laga menghadapi Barito Putera menjadi pertandingan tandang di Stadion 17 Mei Banjarmasin sekaligus menjadi ujian bagi Persela untuk menjaga konsistensi.
Di sisi lain, Barito Putera juga membawa hasil dari tiga laga awalnya, termasuk hasil imbang 2-2 saat menghadapi Kendal Tornado FC pada 26 September 2026.
Editor: Beritakini.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar